Tidak gampang memang buat Ussy Sulistiwaty membesarkan ke empat anak di masa milenial. Ada saatnya ketidaksamaan langkah serta pemikiran pada pendidikan jaman dahulu serta saat ini berlangsung.

Akan tetapi, Ussy Sulistiawaty meyakini ia serta wanita yang lain masih dapat jadi ibu yang baik walau berkarier. Itu yang ia kehendaki walau sekarang ini, tidak hanya jadi ibu rumah-tangga, Ussy ikut kerja menjadi artis serta pelaku bisnis.

“Komunikasi. Jadi tidak cuma saya sich yang bertindak di sini, jadi saya ikut bekerja bersama dgn beberapa asisten-asisten rumah tangga, semua. Jadi bohong jika contohnya disebut oh ibu itu dapat lakukan apa pun sendiri. No! Kita perlu pertolongan, yang namanya telephone itu dapat berapakah kali telephone ke rumah, ke mbak,” saya Ussy Sulistiawaty pada detikHOT di kediamannya di kawasa Cipeta, Jakarta Selatan.

Ussy memang tidak mempekerjakan baby sitter tetapi dianya miliki asisten rumah tangga. Ussy tidak ingin anak-anaknya yang ada di dalam rumah atau di luar rumah terlepas pengawasan.

Tidak sungkan Ussy akan membawa juga ke empat anaknya ketempat kerja bila tempatnya sangat mungkin. Jika telah demikian rombongan Ussy juga dijuluki menjadi pasukan banrek oleh teman-temannya sebab mempunyai banyak anak.

“Jadi lupakan yang tidak terpenting, tidak terpenting di dalam rumah, yang terpenting anak-anak itu 4 orang, seperti kembali berlibur gini saya mesti pergi, mesti kerja, jadi 4 anak ini istilahnya masih ada profil yang dapat mereka ingin meminta apakah, meminta apakah masih ada. Seperti begitu serta memang cukup ribet, tetapi ya ingin bagaimana,” katanya.

“Saat ini itu kan jaman milenial ya. Jaman milenial yang apa-apa semua memang serba apakah alat. Jadi kita memang kita mesti tambahan berhati-hati ya menjadi ibu. Jika dahulu mingkin yang orangtua takutin oh kelak pergaulan di sekolah bagaimana. Nah jika saat ini tidak cuma pergaulan sekolah ibu-ibu, pergaulan di sosial media, Facebook, Twitter, Instagram itu begitu tidak aman sekali,” kata Ussy Sulistiawaty.

Jadi ibu yang bertemu dgn jaman moderen, seseorang wanita mesti dapat jadi polisi. Janganlah jadi musuh atau intimidasi untuk anak sendiri.

Geram akan tidak mengakhiri permasalahan perbincangan dgn anak jaman saat ini. Tetapi menurut Ussy, menjadi ibu sekarang ini mesti dapat memahami semua keadaan.

“Tetapi saya meyakini ibu-ibu saat ini ikut pintar-pintar, memang ingin kita sekolahin anak di sekolah terbagus sekalinya, ingin kita masukin ke pesantren bagus sekalinya, pendidikan contoh paling dekat terunggul itu masih dari orangtua. Masih saja memang orang tuanya yang jadi contoh,” katanya.

“Jadi yaudahlah kita mesti semangat, tambahan semangat serta tidak cuma ibu sich, bapaknya juga. Jadi janganlah menghilanglan gaya bapak. Jadi kita, saya, suami serta kalian semua mesti sama dgn pasangan semasing untuk mendidik anak dgn benar,” tutup Ussy Sulistiawaty.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini